4 Pola Pikir yang Bisa Menghambat Anda Jadi Programmer Profesional

4 Pola Pikir yang Bisa Menghambat Anda Jadi Programmer Profesional

Programmer adalah salah satu profesi yang mengandalkan hardskil yang saat ini terbilang potensial. Selain karena profesi ini memiliki gaji yang relatif tinggi, juga karena kebutuhan akan profesi ini tergolong tinggi sehingga bisa dikatakan pemilik skil ini hamipr mustahil untuk menganggung atau tidak memiliki pekerjaan. Kendati demikian, namun pada kenyataanya masih banyak orang yang gagal dan menyerah dalam meniti profesi ini.

4 Pola Pikir yang Bisa Menghambat Anda Jadi Programmer Profesional

Bukan karena sulit, melainkan karena faktor ketidaktahuan bagaimana mengembangkan profesi ini. Selain itu masih ada lagi penyebab yang tidak kalah berpengaruhnya, yakni pola pikir yang salah. Berikut ini ada beberapa pola pikir yang bisa menghambat seseorang menjadi programmer profesional.

Malas mencari tahu

Sebenarnya, materi pemrograman saat ini sudah banyak ditemukan di internet. Jika Anda terbiasa dengan bahasa inggris, justru lebih baik karena referensinya lebih melimpah. Namun, jika tidak Anda bisa mencari sumber belajar pemrograman berbahasa indonesia, seperti CodePolitan. Di sana Anda akan akan mendapat konten belajar mulai dari artikel, koding, tutorial set dan e-book. Hanya saja, masalahnya adalah para programmer pemula memiliki kecenderungan malas mencari tahu. Padahal dengan merek mencari tahu, maka semuanya bisa lebih mudah.

Untuk itu, pola pikir ini benar-benar harus dihindari. Jika hanya mengandalkan ilmu yang didapat dari bangku akademik saja dan tidak berinisiatif untuk mencari ilmu baru, maka keinginan untuk menjadi programmer profesional akan sulit terwujud.

Ingin jalan pintas

Jika Anda bertemu dengan orang hebat atau sukses dalam bidangnya, jangan tanyakan bagaimana ketika di telah sukses saja, melainkan Tanya bagaimana perjuangan mereka dalam mencapai kesuksesan. Kalau Anda melihat programmer hebat, seperti Sofian Hadiwijaya, Peter Jack Kambey atau Rahmat Awaludi, percayalah mereka itu tidak mungkin sukses begitu saja. Entah berapa lama waktu yang mereka habiskan untuk belajar agar skilnya bisa mumpuni seperti sekarang ini. Jika Anda tidak ingin melalui prosesnya, maka Anda tidak akan seperti mereka.

Mental gratisan

Jika Anda ingin dibayar atas jasa yang Anda lakukan, maka orang lain pun pasti demikian. Tentu saja Anda tidak ingin ketika sudah bersusah payah membuat sebuah situs, aplikasi atau software namun klien justru tidak membayar Anda. Maka berikanlah hak yang sama kepada orang lain juga sebagaimana Anda ingin hak Anda dipenuhi. Namun, masalah yang banyak terjadi di kalangan programmer pemula yang membuat mereka sulit untuk berkembang adalah mental gratisan. Kebanyakan dari mereka ingin memiliki skil jadi dan menjadi master, namun tidak ingin mengeluarkan biaya tinggi untuk belajar. Entah itu dari ebook berbayar, bikin video tutorial berbayar atau workshop berbayar. Pola pikir seperti ini lah yang menghambat Anda menjadi maju.

Malas ngoprek

Yang perlu Anda ketahui, programming adalah sebuah hardskill yang semakin sering dilatih maka akan semakin handal. Untuk itu Anda harus sering-sering ngoprek atau melatih skill. Anda tidak akan menemukan programmer hebat yang tidak suka atau malas ngoprek karena mereka senantiasa belajar dengan cara mempraktekkannya. Jika Anda masih malas ngoprek, sedangkan Anda bercita-cita ingin jadi programmer profesional, maka sebaiknya Anda introspeksi diri terlebih dahulu.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *