Alasan Kenapa Baterai Wireless Semakin Menjamur

Baterai wireless merupakan pengisian ulang pada baterai tanpa harus menggunakan kabel. Jadi, dalam pengecasan baterai tidak diperlukan kabel untuk mencolokkan nya dengan smartphone. Banyak perusahaan yang telah mengeluarkan hal ini yaitu seperti pada perusahaan Sony, Nokia, Samsung dan juga Texas Instrument. Cara yang dilakukan untuk mengisi ulang cukuplah menempatkan pada bantalan pada charger yang berlogo Qi. Akan tetapi pada teknologi ini tidak sepenuhnya wireless karena dalam pengisian baterai bantalan charger masih tetap harus dihubungkan pada stop kontak.

Wireless merupakan bukan lah barang baru. Akan tetapi sudah banyak smartphone yang sudah memiliki aplikasi tersebut, hanya saja yang datang ke Indonesia hanya beberapa saja itupun belum terlalu diketahui oleh banyak orang. Nokia sudah melakukan kolaborasi dengan fatboy untuk dapat menyediakan pada atau bantalan pada pengisi ulang baterai. Pada Vendor Smartphone yang berasal dari Finlandia ini pun juga telah melakukan kerjasama dengan maskapai penerbangan virgin Atlantik serta pada jaringan gerai Coffee Bead dan Tea Leaf untuk dapat menyediakan bantalan isi ulang pada baterai para pengguna Lumia 920.

Selain itu Samsung juga telah melaporkan orang yang sedang mencari Qi seperti, Motorolla, Nokia, HTC atau LG. Samsung tidak mengintegrasikan teknologi ini pada Galaxy S 4 mereka. Akan tetapi akan menyediakan yang dipakai pada back cover yang ada pada Nokia Lumia 820 tersebut. Akan tetapi perangkat tersebut bukanlah perangkat yang resmi dari Samsung. Dalam penggunaan baterai wireless pun juga tidak semua nya tanpa aliran listrik.

Baca Juga: Portable Wireless Dengan Teknologi Bluetooth Terbaik

Selain Samsung, Apple pun juga telah dikabarkan akan menggunakan teknologi wireless charging juga pada produknya. Dan perusahaan ini juga dikabarkan akan menyajikannya sebagai solusi rumahan yang dijadikan sebagai karakter raksasa Cupertino tersebut. Pada perusahaan Apple sedang melakukan investigasi implementasi pada teknologi tersebut agar dapat diterapkan sebagai perangkat tambahan jika dibandingkan dengan menyatukannya dengan iPhone 5s. Akan tetapi perusahaan tersebut belum dapat diketahui kapan akan mulai diimplementasikan pada teknologi tersebut.

Baterai wireless pada Smartphone Palm Pre dimunculkan pada tahun 2009 dimana smartphone tersebut telah memiliki wireless charging. Akan tetapi untuk masa sekarang sangatlah jarang smartphone yang telah menawarkan charger nirkabel. Sebenarnya mengenai wireless charger bukanlah menjadi penemuan yang baru karena teknologi yang ada hampir sama pada dynamo transformastor atau pembangkit listrik. Perangkat tersebut sama-sama menggunakan dengan ilmu fisika dimana apabila pada kumparan kawat telah dialiri arus listrik, maka akan terjadi medan magnet. Begitupun juga sebaliknya. Apabila kumparan yang mengenai medan magnet, akan menimbulkan arus listrik yang ada pada kumparan kawat tersebut. Sehingga kedua hal tersebut dilakukan dengan cara yang tidak jauh berbeda.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *