Atlas Robot Terbaru Dari Boston Dynamics

Atlas adalah robot terbaru humanoid bipedal yang  dikembangkan oleh perusahaan Amerika robotika Boston Dynamics, dengan pendanaan dan pengawasan dari Badan Pertahanan Amerika Serikat Advanced Research Projects (DARPA). Robot ini  dirancang untuk berbagai tugas pencarian dan penyelamatan, dan diperkenalkan kepada publik pada 11 Juli 2013.

Perancangan dan pengembangan

Desain dan produksi diawasi oleh DARPA, sebuah lembaga dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, bekerja sama dengan Boston Dynamics. Salah satu tangan robot yang dikembangkan oleh Sandia National Laboratories, sementara yang lain dikembangkan oleh iRobot.  

Atlas berdasarkan PETMAN robot humanoid Boston Dynamics ‘sebelumnya, dan memiliki empat anggota badan hidrolik digerakkan. Terbuat dari aluminium dan titanium, berdiri sekitar 5,9 kaki, beratnya 330 pon (150 kg), dan diterangi dengan LED biru. Robot terbaru Atlas ini dilengkapi dengan dua sistem visi – laser pengintai dan kamera stereo, baik dikendalikan oleh komputer onboard -. Dan memiliki tangan dengan kemampuan keterampilan motorik halus, anggota tubuhnya memiliki total 28 derajat kebebasan. Atlas dapat menavigasi medan kasar dan mendaki secara mandiri menggunakan lengan dan kaki, meskipun versi 2013 prototipe ditambatkan ke sebuah power supply luar. Pada Oktober 2013 Boston Dynamics mengupload video yang menunjukkan Atlas bisa menahan tembakan proyektil dan keseimbangan pada satu kaki.

Pada tahun 2014, Atlas robot diprogram oleh enam tim yang berbeda akan bersaing di DARPA Robotika, untuk menguji kemampuan robot untuk melakukan berbagai tugas, termasuk masuk dan keluar dari kendaraan dan mengemudi, membuka pintu, dan menggunakan alat. Berbagai robot terbaru  lainnya juga akan bersaing. kontes ini terinspirasi oleh bencana nuklir Fukushima Daiichi 2011

Pada tanggal 23 Februari, 2016, Boston Dynamics merilis video dari versi Atlas robot baru di YouTube. Versi baru dari Atlas dirancang untuk beroperasi baik di luar maupun di dalam gedung. Ini adalah khusus untuk manipulasi mobile dan sangat mahir berjalan melalui berbagai medan, termasuk salju. Menggunakan sensor dalam tubuh dan kaki untuk menyeimbangkan, dan menggunakan LIDAR dan sensor stereo di kepalanya untuk menghindari rintangan, menilai medan, membantu dengan navigasi, dan memanipulasi objek, bahkan ketika objek sedang bergerak.

Robot terbaru Atlas ini dimaksudkan untuk membantu layanan darurat dalam operasi pencarian dan penyelamatan, melakukan tugas-tugas seperti mematikan katup, membuka pintu dan mengoperasikan peralatan bertenaga di lingkungan di mana manusia tidak bisa bertahan hidup.

Atlas mampu menyelesaikan semua delapan tugas sebagai berikut:

   Mengendarai kendaraan utilitas di lokasi.

   Membuka pintu dan masuk ke sebuah bangunan.

   Memanjat sebuah tangga industri dan melintasi sebuah jalan industri.

   Mengunakan alat untuk menembus panel beton.

   Mencari dan menutup katup dekat pipa bocor.

   Menghubungkan selang kebakaran untuk pipa dan mengaktifkan katup.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *