Info Teknologi tentang Startup di Indonesia

Di era digital saat ini, istilah startup tentunya bukan hal yang asing lagi di Indonesia. Meski begitu, masih banyak orang yang bingung dalam memahami istilah baru ini. Menurut info teknologi yang tersedia, start up ini merupakan perusahaan yang baru dirintis dan masih dalam masa pengembangan.

Meski startup ini berarti perusahaan rintisan baru, akan tetapi seringkali Startup ini hanya diakitkan dengan usaha yang berkaitan dengan teknologi dan IT. Akan tetapi ada pula yang menyebutkan bahwa startup tak hanya yang berkaitan dengan teknologi, namun juga bisa berkaitan dengan gerakan ekonomi yang dijalankan oleh masyarakat di akar rumput.

Namun, secara garis besar, startup memang banyak dikaitkan dengan hal-hal yang berbau teknologi dan memiliki beberapa karakteristik khas, seperti, usia perusahaan yang masih baru atau kurang dari 3 tahun, jumlah karyawannya sedikit atau kurang dari 20 orang, untuk pendapatannya sendiri masih berada pada kisaran di bawah $ 100.000/tahun, perusahaannya masih dalam tahap pengembangan, pada umumnya bergerak di bidang teknologi, beroperasi lewat website, dan biasanya produk yang dibuat adalah aplikasi digital yang dapat diunduh atau dijalankan melalui ponsel pintar.

Jika dilihat berdasarkan karakteristik di atas, startup memang lebih mengarah pada perusahaan di bidang web dan teknologi.

Tak hanya gencar perkembangannya di dunia global, di Indonesia sendiri geliat startup juga semakin terasa. Setiap tahunnya selalu ada startup-startup baru yang muncul, dan menurut data info teknologi terbaru, kini ada lebih dari 1500 startup lokal yang berkembang di Indonesia.

Banyaknya startup Indonesia yang muncul ini memang berkaitan dengan minat masyarakat Indonesia yang semakin melek dengan teknologi dan internet, dan ini menjadi peluang besar bagi para perintis start up.

Secara garis besar, startup lokal bisa digolongkan ke dalam 3 kelompok, yaitu startup yang bergerak di bidang perdagangan dan informasi, startup aplikasi edukasi, serta startup game. Dan yang memiliki potensi lebih besar dari tiga kelompok startup itu adalah startup game karena pembuatannya yang relatif mudah dan peminatnya yang besar.

Ada banyak komunitas startup yang hadir di Indonesa, seperti Jogja Digital valley (Yogyakarta), Bandung Digital Valley (Bandung), Ikitas (Semarang), Stasion (Malang). Banyaknya komunitas yang muncul di beberapa kota inipun bisa menjadi tempat sharing serta sebagai tempat untuk menjaring investor.

Untuk mendirikan startup, tak hanya dibutuhkan tim yang solid, namun juga harus ada ide-ide yang beda dan kreatif serta inovatif sehingga bisa menarik perhatian masyarakat dan investor. Apalagi peluang startup ini bisa menjadi pangsa pasar yang menjanjikan, khususnya di dunia digital saat ini.

Info teknologi mengenai start up yang ada di Indonesia memang selalu berkembang setiap harinya, selain menjadi peluang, ini juga menjadi tantangan bagi para perintis startup di Indonesia. Oleh karena itu para pengembang startup ini harus selalu berinovasi agar tak tertinggal dengan startup lainnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *