Info Terbaru Cara Membuat KTP Pindah Domisili

Berpindah domisili atau berpindah tempat tinggal merupakan suatu hal yang wajar dan lumrah dilakukan terutama oleh orang-orang yang sudah berkeluarga. Meninggalkan kempung halaman untuk pindah ke tempat yang baru merupakan pilihan yang realistis agar dapat hidup lebih layak dan bahagia. Selain alasan berkeluarga, pindah domisili juga sering dilakukan oleh para pekerja atau transmigran. Namun, pindah domisili seringkali menimbulkan permasalahan tersendiri, selain harus memindah barang dari rumah lama ke rumah baru, ketika pindah domisili otomatis kita harus mengurus surat-surat baru yang berkaitan dengan identitas diri dan izin tinggal. Hal tersebut tentu bukanlah perkara yang sepele, selain harus menyiapkan berkas yang lengkap, proses pembuatan identitas baru tersebut juga akan memakan waktu yang tidak sebentar. Salah satu kesulitan terbesar yang dihadapi oleh orang yang pindah domisili adalah membuat KTP (Kartu Tanda Penduduk) baru sesuai dengan alamat domisili yang baru. Berikut ini adalah info terbaru seputar cara membuat KTP pindah domisili.

Mempersiapkan Surat Pindah

Hal pertama yang harus dipersiapkan orang yang ingin mengurus KTP baru di tempat tinggalnya yang baru adalah mempersiapkan surat pindah yang berasal dari tempat tinggal yang lama. Surat pindah tersebut merupakan pengajuan diri yang berisi identitas diri mengenai alamat tempat tinggal lama dan alamat tempat tujuan atau domisili yang baru. Surat pindah tersebut ditandatangani oleh Kepala Desa dan juga harus disahkan oleh Camat di tempat tinggal lama/ asal. Dengan membuat surat keterangan pindah tersebut, otomatis identitas kita sebagai warga sudah akan dicabut. Blanko surat pindah dapat kita minta di kantor Kepala Desa atau kantor kecamatan. Hal-hal yang harus diisi dalam blanko surat pindah tersebut di antaranya adalah nomor KK (kartu keluarga) yang lama dan identitas yang berkaitan dengan keluarga di mana rumahnya dulu kita tinggali dan nama kita masuk ke dalam KK tersebut.

Memecah Kartu Keluarga

Jika dulu orang yang pindah domisili cukup menyiapkan surat pindah, kini kita juga diharuskan memecah kartu keluarga, atau dengan kata lain, nama kita sudah tidak tertera dalam kartu keluarga yang lama sehingga kita harus membuat KK sendiri di alamat asal. KK yang sudah terpecah atau KK sendiri tersebut nantinya harus kita bawa ke alamat tujuan untuk diganti dengan identitas yang baru. Hal ini dimaksudkan agar seseorang tidak memiliki kartu identitas ganda.

Baca Juga:Info Terbaru Mencegah Baterai Handphone Smartphone Cepat Habis

Mempersiapkan Salinan Surat Nikah

Info terbaru, orang yang akan pindah domisili ke tempat tinggal yang baru kini harus memiliki salinan surat nikah yang sudah disahkan/ dilegalisir oleh petugas KUA yang mengeluarkan surat nikah tersebut.

Itulah info terbaru tentang berkas-berkas yang harus kita persiapkan untuk mengurus KTP pindah domisili atau KTP dengan alamat yang baru. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan foto warna berukuran 3×4 sebanyak 8 (delapan) lembar sebagai kelengkapan syarat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *