Ini Dia 5 Devisi Kontes yang Ditampilkan dalam Kontes Robot Indonesia

Kontes robot Indonesia atau sering disebut sebut KRI merupakan suatu kontes pada robotika yang dilakukan antar perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia. Di dalam hal ini pemenang dari KRI tersebut akan mewakili Negara Indonesia di dalam Asia-Fasibik Broadcasting Union atau ABU yang mana hal ini akan diadakan pada setiap tahunnya yang berlokasi pindah-pindah di dalam Negara yang beranggotakan ABU.

Pada umumnya, dalam hal melakukan kontes ini dapat diikuti oleh tim para mahasiswa dari institusi atau pada perguruan tinggi Negeri dan juga Swasta yang telah terdaftarkan di Kementrian Riset, Pendidikan Tinggi dan juga pada Teknologi. Dalam hal mengikuti hal tersebut, maka pada setiap tim bagi para calon peserta harus melakukan dalam hal mengajukan proposal yang nantinya akan ditujukan kepada panitia Pusat KRI dan dengan persetujuan Wakil Rektor atau ketua atau bisa juga pada Direktur Bidang. Mengajukan proposal merupakan syarat mutlak yang harus di penuhi oleh tim mahasiswa sebagai calon peserta.

Di dalam kontes robot ini menampilkan 5 devisi kontes, yaitu seperti yang ada di bawah ini:

  • Kontes Pemadam Api Indonesia atau KRPAI berkaki.

Hal ini merupakan sebuah robot yang menggunakan pada penggerak kaki dengan cara mandiri serta bergerak di lapangan yang telah mensimulasikan rumah untuk dapat menemukan serta memadamkan api lilin.

  • Kontes ABU Indonesia atau KRAI.

Pada kontes ini merupakan lempar cakram menuju pada tempat pendaratan yang terdapat pada arena 7 spot yang memiliki berbagai ketinggian serta luas pemenangnya merupakan tim yang bisa mencapai APPARE.

  • Kontes Sepak Bola Indonesia atau KRSBI Humanoid.

Tinggi robot 40-90Cm, bermain di lapangan rumput ukuran 4×6.

  • Kontes Sepak Bola Indonesia atau KRSBI Beroda.

Ukuran pada robot antara 30-52CM tinggi antara 40-80CM.

  • Kontes Seni Tari Indonesia atau KRSTI.

Kontes ini menari berdasarkan pada gerakan seni tari serta pada budaya Indonesia.

Pada kontes ini memiliki perjalanan yang di bilang cukuplah panjang bahkan sejak pada sebelum adanya kontes pertama dilaksanakannya, sedangkan dalam hal perjalanan menuju pada kontes ini, Indonesia tidak akan terlepas dari yang namanya World Micromouse Competition yang sangatlah popular pada tahun 19870 yang lalu, sedangkan pada kompetisi ini pun diselenggarakan di berbagai Negara.

Dalam hal kontes robot ini pun dibutuhkan semangat juang serta kerja keras dalam hal berkarya demi mengembangkan pada Robot Micro Mouse yang mana hal ini akan terlihat. Dengan begitu yang mana pada awalnya robot tiarap, maka dapat dijadikan menjadi sangat tinggi sekali ketika menarik pada pantografnya, dan pantograph inilah yang menjadi ciri khas dari robot tersebut.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *