Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan yang Bisa Minimalisir Kerusakan Alam

Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan yang Bisa Minimalisir Kerusakan Alam

Di era yang serba cepat seperti saat ini, teknologi memang sudah berkembang dengan cepatnya. Hal ini dibuktikan dengan munculnya banyak inovasi di dunia dalam segala hal. Perkembangan teknologi pun juga sudah dalam beragam bidang di dunia, termasuk juga dengan bidang lingkungan. Alasannya adalah dengan fenomena global warming yang kian serius sehingga mengakibatkan banyak peneliti kemudian berpikir membuat banyak inovasi dalam bidang teknologi ramah lingkungan sehingga bisa meminimalisir kerusakan di alam kian parah.

 Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan yang Bisa Minimalisir Kerusakan Alam

Fenomena di dunia dimana udara menjadi semakin panas, banjir yang ada dimana-mana, kutub es yang dikabarkan kian mencari dan juga fenomena kerusakan alam lainnya menjadi kondisi yang memang bisa dibilang sangat memprihatinkan. Jika tidak ada perubahan, bukan tak mungkin dunia mengalami krisis yang berkepanjangan untuk air bersih dan juga mengancam ekosistem alam. Tentunya hal ini tak bisa dibiarkan begitu saja sehingga butuh adanya teknologi yang tidak merusak alam.

Jawabannya adalah dengan teknologi yang ramah lingkungan. Berikut ini ada beberapa inovasi tentang teknologi ramah lingkungan yang sudah diciptakan:

  • Lampu seumur hidup

Mahasiswa dari Universitas Brawijaya baru-baru ini mampu menciptakan sebuah teknologi canggih yang bisa mengatasi permasalahan pada krisis energi. Jawabannya adalah pada lampu seumur hidup. Lampu yang satu ini ternyata dibuat dengan pemanfaatan bakteri di tubuh cumi yang bisa mengeluarkan cahaya dengan warna biru. Jika bakterinya kian banyak, maka cahaya pun bisa kian besar. Selain ekonomis, lampu ini juga ramah lingkungan dan mampu dipakai seumur hidup.

  • EcoATM

EcoATM sendiri adalah kios yang bisa berfungsi untuk membeli kembali telepon seluler bekas dan juga MP3 Player pengguna. Tentu hal ini akan bisa bermanfaat jika nantinya ada yang sedang kehabisan uang, maka ATM baru ini bisa jadi penyelamat. Nantinya EcoATM akan menjual kembali barang tersebut atau mungkin juga bisa di daur ulang menjadi benda yang bermanfaat lainnya.

  • Kulkas tanpa listrik

Kulkas memang menjadi persoalan karena beban listriknya yang besar. Namun dengan adanya kulkas tanpa listrik yang diciptakan siswa Indonesia, maka tentu akan menjadikan penghematan untuk Anda. Bahannya adalah styrofoam, air dingin dan pasir dimana mampu menjadikan sayur dan buah bertahan hingga 7 hari. Cerdas bukan?

Sebetulnya sudah banyak sekali inovasi tentang teknologi ramah lingkungan yang ada di dunia. Meski demikian teknologi tersebut memang belum teraplikasikan dengan sempurna ke seluruh wilayah dan masih terus dikembangkan. Tentunya isu kerusakan lingkungan ini adalah tanggung jawab semua lapisan masyarakat. Untuk meminimalisir kerusakan, maka bisa dilakukan dengan cara sederhana misal membuang sampah di tempatnya, hemat listrik dan cara lainnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *