Kumpulan Gadget Canggih yang Kurang Laku di Pasaran

Kumpulan Gadget Canggih yang Kurang Laku di Pasaran

Semakin canggih teknologi, semakin banyak juga produk yang diluncurkan di seluruh dunia dengan desain yang benar-benar inovatif dan canggih. Salah satu produk yang seringkali diinovasikan adalah gadget, sebenarnya, banyak sekali gadget canggih yang dibuat namun tidak booming di pasaran. Perkembangan gadget yang semakin pesat, ditambah banyaknya jenis dan produk gadget yang beragam, membuat masyarakat lebih pilih-pilih dalam menentukan gadget yang akan dipakainya. Di antara banyaknya gadget yang keren, ternyata banyak juga gadget canggih yang kurang diminati oleh masyarakat dan kurang laku di pasaran.

Kumpulan Gadget Canggih yang Kurang Laku di Pasaran

Kekurangdiminatinya produk ini, tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Lantas, produk gadget canggih apa saja yang ternyata kurang diminati tersebut? Simak ulasan beberapa produk berikut.

 

  • iPod Hi-Fi. Gadget ini hasil kerjasama antara Apple Fans Boy dengan Bose yang diluncurkan pada tahun 2006 lalu. Sayangnya, produk ini kurang diminati karena harganya pun lumayan mahal sekitar Rp. 4,7 juta.
  • Google Glass. Saat masih format konsep, produk andalan Google ini menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat. Namun setelah resmi rilis, kacamata canggih yang memiliki kamera dengan fungsi mirip smartphone ini tidak begitu diminati di pasaran karena dianggap fungsinya aneh dan terlalu canggih.
  • Samsung Galaxy Note 7. Kebanyakan orang menganggap bahwa produk ini kurang diminati karena kasus kegagalan produk. Kegagalan produk ini diketahui akibat kasus ledakan tag yang sering terjadi dan melukai penggunanya.
  • BlackBerry Priv. Gadget yang diluncurkan blackberry dengan OS Android pertama ini gagal di pasaran. ┬áKarena, masyarakat sudah kurang tertarik dengan produk buatan perusahaan yang ada di Kanada ini selain aplikasi messengger BBM-nya.
  • Project Ara. Setelah dikenal dengan konsepnya, produk buatan Google ini gagal dan ditarik kembali oleh Google dari pasaran karena dianggap sistem ponsel ini cukup rumit, bahkan harganya pun sangat mahal.
  • Sony P. Karena keterbatasan spesifikasi, produk ini gagal diterima pasaran. Padahal, awalnya produk ini berniat buat gebrakan baru dengan meluncurkan sebuah tablet unik yang bisa dilipat dengan dua layar yang masing-masingnya berukuran 5,5 inchi dengan resolusi 1024x480piksel.
  • HP Touchpad. Meskipun dianggap sebagai saingannya iPad, namun tablet pertama buatan HP ini tidak diminati oleh masyarakat. Alasannya adalah karena produk ini dianggap berharga sangat mahal tapi spesifikasinya kurang mumpuni.
  • Microsoft Kin One dan Two. Smartphone pertama yang dirilis oleh Microsoft pada 2010. Namun smartphone ini hanya mampu terjual sebanyak 500 unit karena fungsinya yang hanya digunakan untuk keperluan media sosial saja.

 

Gadget canggih lain yang ternyata tidak laku di pasaran padahal punya teknologi yang canggih selain beberapa yang telah disebutkan tadi di antaranya seperti Microsoft Zune, Nexus Q yang dianggap terlalu mahal padahal hanya fungsinya seperti iPod, hingga Segway yang dianggap sebagai gadget untuk membantu moda transportasi.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *