Manfaat Serta Dampak Negatif dari Kecerdasan Buatan Bagi Suatu Perusahaan

Kecerdasan buatan atau yang sering disebut sebagai Artificial Intelligence (AL) adalah suatu pembelajaran khusus yang memiliki tujuan untuk membuat komputer berpikir serta bertindak yang seperti dengan manusia. Misalnya menggabungkan antara pengetahuan dengan penelusuran data sebagai pemecah suatu masalah yang secara normal dan memerlukan keahlian manusia. Tujuan dari pengembangan tersebut bukan menggantikan peran manusianya, akan tetapi bertujuan untuk mendistribusikan sebagai pengetahuan kepada manusia dalam bentuk sistem yang dapat di gunakan oleh banyak orang.

Manfaat dari AL yang telah diimplementasikan dengan pengembangan yaitu memberikan suatu penyederhanaan solusi dalam hal kasus-kasus yang kompleks serta berulang-ulang. Hal tersebut dapat meningkatkan aktivitas kerja yang mana dapat menambah efisiensi dalam pekerjaan dan juga solusi yang terbaik mengenai hasil pekerjaan. AL merupakan sesuatu yang telah diciptakan oleh manusia untuk dapat menggantikan manusia.

Tanpa di sadari ternyata kecerdasan buatan telah menjadikan ancaman bagi manusia. Akan tetapi manusia tetap saja melakukan pengembangan pada suatu teknologi yang baru untuk dapat berfikir layaknya seperti manusia. Hal tersebut terjadi karena manusia itu sendiri tidak merasa puas akan hasil yang ia dapat, sehingga manusia ingin mendapatkan sesuatu yang lebih namun tidak mau dengan cara yang sulit.

Baca Juga: Apa itu kecerdasan buatan?

Akan tetap dalam otak manusia pun juga memiliki keterbatasan dimana otak manusia yang mampu berfikir dengan frekuensi sekitar 100 Hz dan manusia pun juga memiliki rasa lelah. Sedangkan komputer mampu mengolah data dengan frekuensi hingga 4 GHz, dan komputer pun juga tidak memiliki rasa lelah meskipun secara terus-menerus mengolah data dengan waktu yang sama dan berulang-ulang. Hal tersebut sangatlah berbahaya bagi manusia sendiri, karena mesin akan dapat memiliki emosi serta kecerdasan tersendiri. Saat ini, sudah banyak sekali teknologi yang menggunakan AL yang dapat di pakai oleh manusia misalkan saja pada teknologi robot yang diberi nama Asimo yang dapat berjalan dan juga menari dan juga teknologi pada permainan yang mana manusia harus berfikir keras untuk dapat mengalahkannya.

Banyak hal yang akan terlihat kesulitannya pada tingkat kecerdasan manusia, akan tetapi yang terjadi pada informatika justru tidak mengalami masalah. Pada sisi lain, kecerdasan manusia yang harus dituntut sangatlah sulit untuk dapat direalisasikan ke dalam informatika, contohnya pada bermain bola, pengenalan muka atau objek. Kecerdasan buatan tidak hanya untuk mengerti mengenai sistem pada kecerdasan akan tetapi juga mengkonstruksi nya. Karena kemampuan dalam memperoleh pengetahuan serta penggunaannya harus diukur pada sebuah test kecerdasan yaitu seperti sejarah, filosofi, fiksisains, dan juga faham pemikiran. Sehingga selain manfaat yang di dapat, namun ada juga ada hal negatif yang perlu dipikirkan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *