Mengenal Artificial Intelligence Secara Lebih Mendalam

Mengenal Artificial Intelligence Secara Lebih Mendalam

Mungkin banyak perangkat teknologi saat ini yang menjadikan Anda kerap berpikir seolah mereka lebih pintar dari otak manusia. Contoh mudah saja misalnya komputer bisa lebih teliti dan cerdas dibanding manusia, game yang bisa Anda jadikan musuh saat bermain game, hingga pikiran lainnya. Sebetulnya, itu semua adalah pengaruh dari adanya Artificial Intelligence atau biasa disebut AI. AI sendiri merupakan kecerdasan buatan dimana bagian dari sebuah ilmu untuk mempelajari bagaimana cara bekerja selayaknya manusia atau bahkan lebih baik.

 Mengenal Artificial Intelligence Secara Lebih Mendalam

Untuk tujuan dibuatnya AI ini sendiri sangat banyak misal saja untuk menjadikan mesin menjadi lebih pintar menjalankan fungsinya, memahami kecerdasan secara keseluruhan sebagai tujuan ilmiahnya, menjadikan mesin bisa lebih bermanfaat lagi dan masih banyak lagi. Tentunya ini semua tujuannya hanya demi memudahkan aktivitas harian manusia. Penerapannya pun sudah bisa dirasakan seperti yang dibahas di awal misalnya dengan adanya ponsel yang pintar, komputer yang teliti dan lain sebagainya. 

Sebetulnya ada keunggulan dan kelemahan yang ada di Artificial Intelligence. Berikut ini ulasannya:

  • Keunggulan:
  • AI memiliki sifat permanen dimana kecerdasan yang ada di mereka bisa dipakai secara berulang. Dengan demikian, maka kecerdasan ini akan bisa diturunkan sebagai informasi untuk generasi lanjutannya.
  • AI juga menawarkan kemudahan dimana beragam data yang ada di otak manusia bahkan bisa disimpan di AI sehingga mudah dalam mengaksesnya.
  • Sifat AI juga adalah konsisten dan teliti sehingga kecerdasannya tak akan bisa berkurang, kecuali dengan kondisi tertentu.
  • AI pun bisa di dokumentasi sehingga dapat disimpan atau di arsipkan bahkan bisa jadi panduan bagi generasi yang berikutnya.
  • Kelemahan:
  • AI tak memiliki common sense. Yang dimaksud dengan common sense sendiri misalnya pemahaman akan informasi yang ada. Hal ini lantaran informasi tak melulu hanya dibagi dan disimpan, namun juga diproses dan dimengerti dimana ini hanya manusia yang memilikinya.
  • Kecerdasan yang ada di AI pun terbatas saja pada yang diberikan pada AI itu sendiri sehingga programnya terbatas. Hal ini menjadikan AI tak bisa berkembang dengan sendirinya melainkan harus manusia juga yang memberikan program padanya jika AI ingin dibuat lebih cerdas lagi.

Artificial Intelligence sendiri kini sudah dikembangkan terus menerus sehingga bisa diaplikasikan ke berbagai bidang mulai dari pendidikan, pertahanan dan keamanan, industri, perdagangan dan lain sebagainya. Pada dasarnya, secerdas apapun AI, namun tetap otak manusia adalah yang paling sempurna. Hal ini lantaran AI juga diciptakan oleh manusia sehingga hanya kecerdasan buatan dan memiliki banyak batasan. Tentunya sebagai manusia, maka harus bisa memanfaatkan kecerdasan di pikiran agar bisa lebih bermanfaat dan tidak kalah dengan kecerdasan buatan di komputer.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *