Mengenal Fungsi Kulkas dan Cara Perawatannya!

kulkas

Lemari pendingin sebuah alat rumah tangga yang menggunakan daya listrik dalam penggunaannya. Lemari listrik ini bekerja dengan sistem refigerasi atau pendinginan, untuk membantu proses pengawetan pada sebuah makanan ataupun minuman. Pada umumnya lemari pendingin atau yang biasa disebut dengan kulkas ini, telah dimiliki oleh hampir 90% rumah tangga di Indonesia. selain dapat mengawetkan makanan agar tidak mudah basi, lemari pendingin ini juga biasa digunakan untuk membuat berbagai bahan minuman memiliki rasa dingin ketika disajikan.

 

Tidak hanya dipakai dalam sebuah rumah tangga, lemari pendingin ini juga biasa digunakan dalam berbagai industri, termasuk toko dan restaurant didalamnya. Fungsi utamanya yang mampu mengawetkan suatu bahan pembuatan makanan ini, menjadikan lemari pendingin ini wajib ada disetiap ruang usaha. Pada umumnya dalam rumah tangga lemari pendingin ini dikenal dalam dua versi yaitu versi satu pintu dan versi dua pintu, dimana masing-masing versi terdiri dari dua bagian yaitu bagian pendingin dan bagian freezer.

 

Pada bagian pendingin ini memiliki fungsi hanya untuk sekedar mendinginkan sebuah makanan atau minuman namun pada bagian freezer, biasanya digunakan untuk mendinginkan dan membeku kan makanan. Berikut ini fungsi dari kulkas, yang tidak hanya digunakan dalam rumah tangga, namun juga dalam sebuah industri, yang antara lain adalah:

 

  • Menjaga tingkat kesegaran makanan seperti sayuran dan bahan makanan lainnya.
  • Membantu mengolah makanan seperti es krim ataupun es lainnya.
  • Membantu membuat es batu yang digunakan untuk berbagai kegiatan industri ataupun rumah tangga.
  • Mampu meningkatkan rasa minuman menjadi lebih segar, seperti penyimpanan soft drink ataupun air mineral.

 

Dalam sebuah rumah tangga sendiri, lemari pendingin juga mampu meningkatkan kerapian dalam dapur sebuah rumah tangga. Hal tersebut dikarenakan, lemari pendingin juga memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai kebutuhan rumah tangga yang perlu diawetkan, sehingga tidak berceceran di dapur. Selain itu ruang dalam pada lemari pendingin juga memiliki tingkat kekeringan yang tinggi, sehingga mampu menjaga bahan-bahan makanan yang memang harus disimpan dalam keadaan yang kering.

 

Pada penggunaan lemari pendingin ini, akan lebih dianjurkan jika Anda memasang sumber tenaga dari lemari pendingin secara mandiri dan tidak bersamaan dengan penggunaan alat listrik lainnya. Hal ini dapat diartikan bahwa satu stop kontak listrik, hanya dikhususkan sebagai sumber tenaga pada lemari pendingin. Penggunaan stop kontak yang dihubungkan dengan percabangan, akan menjadikan voltage listrik yang disalurkan pada lemari pendingin menjadi naik turun, sehingga dapat mengakibatkan kerja lemari pendingin menjadi tidak optimal.

 

Untuk menjaga tingkat keawetan dari lemari pendingin ini, ada baiknya Anda melakukan perawatan secara rutin dengan cara membersihkan bagian dalam lemari pendingin secara berkala, minimal dua minggu sekali. Selain untuk menjaga kebersihan pada bagian dalam, pembersihan secara berkala ini, juga untuk mencegah adanya bau yang tidak sedap pada bagian dalam lemari es. Bersihkan dengan menggunakan kain atau lap halus dan mudah menyerap air agar tidak merusak dinding-dinging bagian dalam lemari pendingin.

 

Untuk membersihkan bagian freezer kulkas, Anda hanya perlu melakukan defreeze atau menonaktifkan bagian freezer. Biarkan es yang menempel pada dinding-dinding bagian freezer mencair dengan sendirinya. Jangan mencongkel es yang membeku pada bagian dinding dengan benda-benda tajam seperti pisau atau benda lainnya, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada bagian freezer lemari pendingin. Perawatan yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang telah diberikan, akan mampu menjaga tingkat keawetan lemari pendingin yang Anda miliki.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *