Mengenal Sistem Kerja X Ray Secara Menyeluruh

Mengenal Sistem Kerja X Ray Secara Menyeluruh

Dalam dunia kedokteran sistem rontgen tentunya sudah tidak asing lagi kita dengar, sistem pendeteksian penyakit dengan menggunakan pencahayaan ini, memang lebih dikenal dalam dunia kedokteran, untuk mengetahui kondisi berbagai organ dalam yang dimiliki oleh seorang pasien. Dari foto organ dalam inilah, nantinya seorang dokter akan mengambil kesimpulan dari penyakit yang diderita oleh pasien tersebut. Untuk melakukan foto rontgen ini, nantinya pasien akan diminta untuk masuk ke ruang khusus, dan melakukan proses pengambilan gambar dari orang dalam tubuh mereka. Proses pemotretan organ dalam inilah yang dikenal masyarakat sebagai proses rontgen dengan menggunakan sinar x ray didalamnya.

Pada saat melakukan prose pemotretan organ dalam ini, nantinya pasien akan diminta untuk melepas berbagai atribut yang terdapat didalam tubuh mereka termasuk baju serta perhiasan, dan menggantinya dengan pakaian khusus untuk melakukan rontgen. Proses pemotretan organ dalam pada pasien nantinya akan dilakukan pada bagian-bagian tertentu saja, sesuai dengan surat perintah yang diberikan oleh dokter yang menangani pasien. Sikap tubuh pasien pada saat melakukan pemotretan tersebut, haruslah tegak dan sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh para petugas kamar rontgen tersebut.

Untuk sistem kerja dari X ray ini sendiri, secara awam tidaklah diketahui oleh pasien, namun hanya petugas dan dokter sajalah yang pada umumnya akan mengerti sistem kerja alat tersebut. Berikut ini beberapa gambaran sistem kerja dari sinar tersebut, yang antara lain adalah:

  • Alat rontgen pada umumnya memiliki sistem kerja yang berdasarkan pada pergerakan atom dan elektron. Dimana perbedaan arah serta proses penabrakan kedua elemen inilah, yang dimanfaatkan untuk dapat mencetak hasil dari foto rontgen tersebut.
  • Atam memiliki tugas untuk membentuk sistem jaringan pada tubuh, seret menyerap foto cahaya dengan optimal. Dari kedua proses tersebut diataslah nantinya sinar x akan digunakan untuk melewati berbagai benda yang ada di hadapannya, hingga terbentuk sebuah pola khusus yang berupa organ dalam dari manusia seperti yang telah disebutkan diatas.

Selain dalam dunia kedokteran sinar x ini juga banyak digunakan dalam bidang lainnya seperti keamanan, bandara, serta industri yang biasanya banyak digunakan dalam sebuah usaha percetakan ataupun industri lainnya, yang memang menggunakan mesin fotokopi serta pencetakan melalui scanner yang mereka miliki. Selain itu sistem pendeteksian barang melalui sinar X ini juga telah diterapkan diberbagai bandara penerbangan yang ada di Indonesia.

Meskipun memiliki manfaat yang cukup besar dalam berbagai bidang, namun penggunaan sinar X ray yang berlebihan pun, akan dapat membawa sebuah kerugian bagi diri kita. Pancaran cahaya yang terlalu kuat, terkadang dapat membuat para pengguna teknologi dengan dasar sinar x ini, menjadi tidak nyaman ketika melihatnya, bahkan beberapa kasus kerusakan mata, banyak terjadi akibat penggunaan sinar x ini secara terus menerus.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *