Pengertian Dan Penjelasan Mengenai Teknologi Big Data

Istilah big data di masyarakat memang belum popular dan masih asing ditelinga. Namun beberapa waktu yang lalu teknologi big data sempat menjadi pembahasan di dunia teknoloi dan informasi di seluruh dunia. Awalnya teknologi ini bertujuan untuk mengatasi masalah ledakan informasi akibat semakin banyaknya pengguna data internet dan perangkat mobile.

Semakin banyaknya pengguna teknologi mobile dan internet diikuti dengan semakin melonjaknya jumlah data yang siginfikan di dunia maya. Ada banyak jenis data, mulai dari teks, foto, gambar dan video hingga bentuk data yang lainnya yang terus membanjiri sistem komputerisasi. Hal tersebut tentu perlu pencegahan untuk menghindari terjadinya masalah.

Pengertian Big Data

Secara sederhana big data bisa diartikan sebagai dara yang besar. Artinya data yang sangat besar yang tidak dapat ditangani oleh aplikasi data base biasa, misalnya pada data search engine.

Sebenarnya belum ada pengertian yang pasti mengenai teknologi big data, namun kehadirannya dianggap sebagai solusi penyimpanan sistem database. Sedangkan IBM dalam situs resminya mendefinisikan big data menjadi tiga istilah yaitu: volume, variety dan velocity. Berikut penjelasannya:

  • Volume berkaitan dengan ukuran penyimpanan data yang jumlahnya sangat besar bahkan mungkin tidak terbatas.
  • Variety berarti jenis data atau tipe data yang direkomendasikan.
  • Velocity adalah kecepatan proses

Baca Juga: Memahami Tentang Teknologi Big Data

Dari ketiga jenis istilah tersebut big data bisa diartikan sebagai media tempat penyimpanan data berupa ruang tidak terbatas yang memiliki memapuan mengakomodasi dan memproses berbagai jenis data dengan cepat.

Penggunaan Data Base Di Internet

Banyak orang yang membutuhkan pengelolaan data, contohnya di dunia internet untuk mengetahui topik yang sedang hangat atau mencari berbagai informasi. Selain itu banyak juga yang membutuhkan data pencarian teman lama dengan cepat melalui media sosial, mengetahui kebiasaan dan kesukaan pelanggan tanpa harus bertanya ke setiap pelanggan, mengetahui selera pembaca, mengatur jadwal perjalanan pesawat dan masih banyak manfaat pengelolaan data lainnya.

Pada sector bisnis big data, perusaan raksasa Google bisa dikatakan sebagai perusahaan yang mempelopori big data, dengan memperkenalkan Google Bigtable tepatnya pada tahun 2006. Bigtable merupakan sistem penyimpanan database dengan kapasitasbesardan cepat yang digunakan oleh Google untuk mengolah berbagai tipe data dari berbagai jenis layanan, termasuk data base pada layanan mesin pencari berbasis internet yang dimiliki oleh Google.

Selain Google, perusahaan lainnya yang menggunakan data base sejenis adalah jejaring sosial Facebook milik Mark Zuckerberg. Penggunaan big data pada facebook untuk menangani semakin melonjaknya pengguna facebook yang tersebar sampai ke penjuru dunia. Dengan adanya teknologi big data, facebook tidak mengalami kesulitan menangani peredaran data yang mengalami lonjakan yang sangat drastis selama enam tahun terakhir, yaitu hampir sebanyak 1 miliar pengguna media sosial ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *