Produk Teknologi Tercanggih Buatan Indonesia

Dalam urusan teknologi, negara Jepang selalu menjadi nomor satu yang dikagumi oleh kebanyakan orang di dunia. Segala elektronik, robot dan produk lainnya, Jepang selalu berinovasi memberikan yang terbaik. Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Indonesia tentu saja punya beberapa produk teknologi buatan dalam negeri yang tak kalah menariknya. Walaupun level kualitas dan kecanggihan masih jauh dibanding Jepang, tetap saja ciptaan anak bangsa kita patut diacungi jempol. Apresiasi dan dukungan untuk anak – anak harus diberikan kepada mereka agar selalu berani berimprovisasi dan semakin kreatif. Apa sajakah produk yang sudah dibuat oleh anak – anak Indonesia?

  • Robot Tempur TNI AD

Robot tempur berbentuk prototype buatan Lembaga Pengkajian Teknologi (Lemjitek) TNI AD, Karangploso, Kabupaten Malang sudah bisa dioperasikan. Robot ini sudah pernah diujicobakan di lapangan terbuka. Sistem pengoperasiannya menggunakan gelombang radio dan menurut Kapten Arh. Petrus Gunawan (teknisi TNI AD) prototype robot tempurnya bisa dikendalikan dari jarak 1 km dari pusat kendali. Ukuran robot ini 1,5 m x 0,5 m, berat sekitar 100 kg dan memiliki mesin penggerak dua roda yang mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimal mencapai 60 km/jam. Mereka juga memasang dua senjata perusak yaitu senapan mesin ringan (SMR) jenis Minimi kaliber 5,56 mm dan roket anti tank Estalansa caliber 90 mm. Penggerak robot ini menggunakan tenaga listrik dengan dua baterai yang tersimpan di dalam badan robot. Baterai berkekuatan 36 volt berfungsi sebagai penggerak dan yang satunya berkekuatan 12 volt berfungsi sebagai sistem kontrol.

  • Panser ANOA

Panser APS 6×6 ini adalah kendaraan angkut personil lapis baja (APC) yang berfungsi sebagai alat angkut infanteri ke medan perang. Panser yang dibuat oleh PT. Pindad  ini dapat memuat 10 personil, tiga awak, satu sopir, satu komandan dan satu penembak. Di sisi kiri Panser dipasang senapan mesin dan peluncur granat. Senapan mesinnya berkaliber 12,7 mm dan peluncur granat milik Panser ini berkaliber 40 mm. Panser juga dilengkapi fasilitas modus malam, daya derek 6 ton, GPS dan komunikasi anti jamming dan hopping.

Baca Juga:Teknologi Terbaru untuk Notebook Keren

  • Smart Eagle II.

Prototype ini adalah alat yang berfungsi sebagai sistem pengamatan via udara tanpa awak yang terdiri atas air vehicle, payload, dan ground control station. Panjang SE II ini berkisar 3,6 meter, lebar rentang sayap 4,8 meter, berat bobot kosong kisaran 65 kg dan tinggi sekitar satu meter. Alat ini dapat terbang sejauh 150 km dan setinggi 30 km dengan kecepatan normal. Pesawat tanpa awak ini juga dapat memuat kamera pengamat dengan gyro-stabilized device.

Jadi, produk teknologi buatan Indonesia sudah mampu membuat Anda tercengang, bukan? Mari sekali lagi, kita selalu mendukung anak – anak Indonesia dan bergabung dengan pemerintah untuk selalu  berkreasi tanpa batas.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *