Tergoda Tawaran Paket Internet XL Murah di Mall

( Foto : Blogspot )

Kurang lebih saya sudah menggunakan nomor ponsel dari provider XL selama 8 tahun. Awalnya merupakan nomor berjenis pasca bayar yang dibayarkan oleh kantor, namun dikarenakan nomornya cantik, maka saya mengajukan untuk dijadikan hak milik setelah resmi resign. Oleh karena itu nomor saya alihkan menjadi pra bayar. Setahu saya sejak dahulu XL tidak pernah mengganti nomor pendek sebagai cara cek kuota kartu XL, cek pulsa, cek masa aktif, dan lain-lain.

 

Nomornya juga cantik dan mudah diingat, yaitu *123#. Saat ini XL telah mengembangkan teknologinya dengan sangat baik, sehingga untuk melakukan cek pulsa, quota dan sebagainya tidak hanya bisa dilakukan di ponsel, melainkan juga dapat dilakukan melalui aplikasi seperti yang dijelaskan dalam artikel https://review.bukalapak.com/techno/cara-mengecek-kuota-internet-xl-tidak-hanya-dari-hp-26359

 

( Foto : Google Play )

XL merupakan provider selular terkemuka di Indonesia yang telah 17 tahun beroperasi. Berawal dari perusahaan dagang dan jasa umum yang pada tanggal 6 Oktober 1989 didirikan dengan nama PT. Grahametropolitan Lestari. Dan di tahun 1996, XL memasuki sektor telekomunikasi dengan izin operasi GSM 900 sehingga secara resmi diperkenankan meluncurkan produk GSM.

 

Hingga di tahun 2005, PT. Grahametropolitan yang secara resmi berubah nama menjadi PT. Excelcomindo Pratama mendaftarkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (BEJ). XL termasuk dalam anak perusahaan Indocel Holding Sdn, Bhd. yang di Indonesia dikenal dengan nama Axiata Group. Itulah yang menjadi asal mula mengapa saat ini XL dikenal dengan nama PT. XL Axiata, Tbk.

 

Jauh sebelumnya, yaitu di tahun 2008 saya menggunakan produk XL pasca bayar bernama Xplor. Saat itu Xplor memberikan alternatif dari model pasca bayar, yaitu disertai dengan limit pemakaian. Hal tersebut merupakan solusi dari kekhawatiran para konsumen yang belum memutuskan menggunakan pasca bayar, karena rasa was was tagihan akan membengkak. Dengan adanya limit ini akan membantu konsumen dalam mengatur pemakaiannya. Pemakaian Xplor saya hentikan di tahun 2010 dikarenakan mendapat fasilitas yang sama dari kantor.

 

Setelah 8 tahun meninggalkan fasilitas pasca bayar XL, akhirnya saya kembali ke pelayanan pasca bayar XL. Tepatnya ketika tanpa sengaja saya bertemu seorang sales XL di sebuah Mall di kawasan Jakarta Timur.

 

Awalnya saya tidak memiliki niat sama sekali untuk mengubah layanan. Tapi setelah sales itu dengan cerdas menanyakan berapa rata-rata pemakaian pulsa saya setiap bulannya, maka saya jadi mempertimbangkannya dan secara sukarela mendengarkan penjelasan sales itu sampai dengan selesai.

 

Rata-rata pemakaian pulsa saya sebelumnya per bulan adalah Rp300.000. Dengan komposisi Rp200.000 untuk kuota dan Rp100.000 untuk telepon. Setelah dibandingkan dengan paket internet XL murah yang ditawarkan, rasanya memang jauh lebih ekonomis jika saya mengambil paket yang ditawarkan.

 

Produk yang ditawarkan bernama XL Prioritas.  Sekilas saya langsung berasumsi bahwa ini selayaknya layanan prioritas bank, yang diperuntukan bagi konsumen dengan kemampuan financial tinggi. Tapi saya salah. XL prioritas justru memberikan penawaran yang sangat ekonomis. Dengan paket seharga Rp150.000 per bulan saya mendapatkan 150 SMS ke semua operator, 150 menit gratis telepon ke semua operator, dan kuota internet sebesar 20 GB. Pilihan paket yang saya ambil ini disebut dengan paket Gold.

 

Saya sudah hampir satu tahun menggunakan paket Gold dari XL prioritas dan tidak pernah melakukan pembelian kuota tambahan. Artinya paket internet XL murah ini memang sangat cocok dengan kebutuhan saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *